Pre Order Buku An-Nawazil fi Thalabil 'Ilmi: Fiqih Penuntut Ilmu

 


Judul          An-Nawazil fi Thalabil 'Ilmi: Fiqih Penuntut Ilmu

Karya          M Irsad Maulana KA

Halaman    : 205
 
Harga         : 65.000

Stok            : 100 Buku (Cetakan Pertama)

Free Pembatas Buku

Sinopsis

An-Nawazil fi Thalabil 'Ilmi: Fiqih Penuntut Ilmu mengupas berbagai persoalan yang dihadapi para penuntut ilmu dalam kehidupan akademik maupun keseharian, dengan berlandaskan Al-Qur'an, As-Sunnah, serta penjelasan para ulama. Buku ini membahas adab menuntut ilmu, keikhlasan niat, hubungan antara guru dan murid, metode belajar yang benar, serta berbagai problematika kontemporer yang sering muncul di lingkungan pendidikan. Setiap pembahasan disajikan secara sistematis agar mudah dipahami dan dapat diamalkan.

Melalui buku ini, pembaca diajak memahami bahwa menuntut ilmu bukan sekadar aktivitas intelektual, tetapi juga ibadah yang memiliki tuntunan syariat. Berbagai kasus dan persoalan baru (an-nawazil) yang berkaitan dengan dunia pendidikan dijelaskan dengan pendekatan fikih yang komprehensif, sehingga membantu penuntut ilmu mengambil sikap yang benar sesuai prinsip-prinsip Islam. Buku ini menjadi referensi yang bermanfaat bagi santri, mahasiswa, pendidik, maupun siapa saja yang ingin memperbaiki kualitas perjalanan mereka dalam menuntut ilmu.

Contact Person: 0878-3443-3309 (Mimin Aya)

Pre Order Novel Mencintai Tanpa Kehilangan Diri

  


Judul          Mencintai Tanpa Kehilangan Diri

Karya          Nalal Muna

Halaman    : 116
 
Harga         : 50.000

Stok            : 100 Buku (Cetakan Pertama)

Free Pembatas Buku

Sinopsis

"Mencintai Tanpa Kehilangan Diri" adalah sebuah perjalanan hati yang ditulis dalam 26 bab, dikisahkan melalui sudut pandang seorang perempuan bernama Nara  yang pernah mencintai terlalu dalam hingga hampir kehilangan dirinya sendiri.

Kisah dimulai ketika Nara menjalani hubungan empat tahun bersama Raka, seorang lelaki yang pernah berjanji untuk menemaninya hingga pernikahan. Namun janji itu akhirnya dilipat dan ditinggalkan begitu saja. Raka pergi dengan cara yang menyakitkan dengan ketenangan yang justru membuat Nara menyadari bahwa selama ini ia mungkin telah mencintai bayangan, bukan orangnya.

Dari kehancuran itulah perjalanan sejati Nara dimulai. Ia belajar tentang keikhlasan yang tidak datang dalam semalam, tentang mencintai Allah terlebih dahulu sebagai fondasi sebelum mencintai manusia, dan tentang menyerahkan hidupnya kepada Yang Maha Tahu. Setiap luka ia jadikan guru dari luka ia tumbuh, dari kehilangan ia menemukan dirinya sendiri.

Contact Person: 0878-3443-3309 (Mimin Aya)