The Most/Recent Articles

Pre Order Buku Cerita dari Sudut Kota: Antologi Cerpen dan Puisi


 

Judul          Cerita dari Sudut Kota: Antologi Cerpen dan Puisi

Karya         Isna Alfiatussa’adah & Diah Fitriani

Halaman    : 220
 
Harga         : 50.000

Stok            : 100 Buku (Cetakan Pertama)

Free Pembatas Buku

Sinopsis

Cerita dari Sudut Kota lahir dari perjumpaan kami berdua dengan wajah-wajah yang kerap luput dari sorotan lampu kota. Di antara deru kendaraan dan langkah tergesa, ada kisah-kisah yang tumbuh diam-diam—di warung kopi yang remang, di emperan toko tua, atau di halte tempat hujan dan kesepian saling bersahutan.

Contact Person: 0878-3443-3309 (Mimin Aya)

Pre Order Buku Aku Mahasiswa Maka Aku Bergerak


 

Judul          : Aku Mahasiswa, Maka Aku Bergerak

Karya         Muhammad Novan Heromando

Halaman    : 86 Halaman
 
Harga         : 45.000

Stok            : 100 Buku (Cetakan Pertama)

Free Pembatas Buku

Sinopsis

Ini bukan buku motivasi. Bukan pula buku petuah. Ini adalah napas panjang seorang mahasiswa yang jatuh, tumbuh, lalu bangkit untuk berpikir, mempertanyakan, dan memilih untuk menulis.

Aku Mahasiswa, Maka Aku Bergerak adalah bacaan yang sangat direkomendasikan bagi siapa pun yang baru menjejakkan kaki di kampus. Buku ini menuntun pembaca melihat kampus bukan sekadar tempat kuliah, tetapi ruang tarik-menarik antara idealisme dan kenyataan, antara teori dan kehidupan nyata.


Contact Person: 0878-3443-3309 (Mimin Aya)

Open Pre Order Buku Hall Of Letters


Judul          : Hall Of Letters

Karya         Maisyatul Istiqomah & Ferdi Muhammad Muthahari

Halaman    : 256
 
Harga         : 60.000

Stok            : 100 Buku (Cetakan Pertama)

Free Pembatas Buku

Sinopsis

Antologi Hall of Letters mengajak pembaca menelusuri reka ulang perjalanan batin melalui berbagai suasana yang kontras—dari riuhnya kampus hingga kesunyian lorong kota—namun selalu kembali pada satu benang tematik kuat: keberanian untuk melangkah. Di balik tiap babak cerita, tergambar proses penyembuhan diri yang kerap dimulai dari titik paling gelap, ketika harapan tampak memudar dan keraguan merayapi tiap sudut hati. Persahabatan berperan sebagai jembatan; harapan sekecil sinar mentari menemani langkah menuju pemulihan, sementara kegigihan menjadi kunci untuk membuka kotak misteri masa depan yang tak pasti.

Contact Person: 0878-3443-3309 (Mimin Aya)

Judol Bikin Miskin

 


Di suatu desa, ada seorang laki-laki bernama Joko. Ia adalah seorang bos muda yang sangat kaya. Ia memiliki tanah berhektar-hektar dan banyak sekali hewan peliharaan. Joko adalah orang yang baik kepada semua orang, suka bersedekah, dan gemar bersosialisasi. Walaupun sangat kaya, ia tidak memiliki handphone.


Sampai suatu hari, ia melihat teman-temannya bermain slot atau judi online.

“Wah, kelihatannya seru. Kamu lagi main apa, ya?” tanya Joko dengan penasaran.

“Slot, itu seru, lho,” jawab temannya sambil memperlihatkan permainannya.

“Seru dari mananya?” tanya Joko yang masih penasaran.

“Kalau beruntung, bisa dapat puluhan juta.”

“Ah, masa?” Joko tampak tidak percaya.

“Iya, kamu memang kaya, tapi ketinggalan zaman,” goda temannya.


Joko pun jadi tertarik. Ia akhirnya membeli handphone untuk mencoba bermain slot. Dua minggu pertama, ia mendapatkan jackpot terus-menerus. Karena itulah ia ketagihan, sampai-sampai menghabiskan uang puluhan juta untuk bermain slot, mengira uangnya akan kembali berkali-kali lipat. Padahal, itu hanya membuatnya jatuh miskin.


Satu tahun berlalu, kini ia malah semakin ketagihan. Hewan peliharaan dan tanah berhektar-hektar miliknya habis semua untuk bermain slot, sampai ia tidak punya apa-apa lagi. Sudah puluhan kali orang tuanya menasihatinya, namun karena ketagihan, ia sulit untuk berhenti.

“Nak, jangan main slot lagi. Itu hanya akan membuatmu miskin,” tegur sang ibu dengan penuh kasih.

“Uhhh, apa, Bu? Judi tidak akan membuatku miskin. Nanti kalau aku dapat jackpot, kita akan punya uang lebih banyak dari kemarin,” jawab Joko dengan emosi.

“Ayolah, Nak. Sudah berapa puluh juta yang kau keluarkan untuk bermain slot, sampai-sampai kau jual semua tanah dan hewan peliharaan kita? Sadarlah, Nak, sadarlah!”

“Apa-apaan! Dasar cerewet,” timpal Joko sambil memalingkan pandangan.


Segala macam barang ia jual, bahkan sampai berani meminjam uang ke bank dan menjaminkan sertifikat rumahnya, dengan harapan bisa untung dan hidupnya kembali seperti semula.

“Kau pinjam uang ke bank dan menjaminkan sertifikat rumah kita?” tanya ibunya dengan cemas.

“Kalau gitu kenapa tidak? Kalau aku dapat jackpot, aku akan kembalikan semuanya padamu,” jawab Joko dengan sombong.

“Joko, nanti kita tidur di mana, Nak?” tanya ibunya lagi, dengan suara gemetar.

“Berisik!”


Dan yang terjadi sekarang, ia dikejar-kejar debt collector dan hidupnya sangat sengsara. Dari yang dulunya baik, suka menolong, dan gemar bersedekah, kini malah sebaliknya. Ia pun bunuh diri karena tidak tahan dengan hidupnya. Ia tidak menyangka kalau utang-utangnya harus ditanggung oleh orang tuanya, dan ia juga harus mempertanggungjawabkannya di akhirat.


Ibunya menjadi sangat kasihan. Sekarang ia menjadi gelandangan yang biasa mengamen di pinggir jalan dan selalu menangis setiap malam, sambil mengadukan permasalahannya kepada Allah SWT.


Hingga suatu ketika, ada seorang pemuda kaya raya yang merasa kasihan kepada sang ibu. Ia membantu melunasi utang-utang ibu tersebut dan mempekerjakannya di rumahnya. Ia pun menganggap sang ibu seperti ibunya sendiri.


Pesan Moral:

Dari cerita ini, kita dapat mengambil hikmah bahwa judi tidak akan menambah hartamu, tetapi justru membuatmu sengsara. Ingatlah, tidak ada seorang pun yang menjadi kaya secara instan tanpa usaha dan kerja keras, kecuali atas kehendak Sang Pencipta, Allah SWT.


Oleh karena itu, saya mengajak teman-teman untuk berhenti bermain judi online karena itu tidak akan membuatmu kaya, melainkan membuatmu miskin.


Pesan moral dari cerita ini adalah:


1. Jangan pernah bermain judol.

2. ⁠Bertemanlah dengan teman yang mengajakmu kepada kebenaran.

3. ⁠Jika kamu dalam kesulitan, pergilah ke masjid dan curhatlah kepada Allah.

4. ⁠Manfaatkan ponselmu sebaik-baiknya.


Tentang Penulis

Muhamad Labib adalah seorang santri di PonPes Al-Fadilah Meteseh, sekaligus siswa kelas X MA Taqwal Ilah Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. 

Pre Order Buku Mozaik Imaji: Kisah dari Beragam Suara

 


Judul          Mozaik Imaji: Kisah dari Beragam Suara

Karya         Amalia Naila Inayah & Neila Neifa

Halaman    : 257
 
Harga         : 60.000

Stok            : 70 Buku (Cetakan Pertama)

Free Pembatas Buku

Sinopsis

Dalam setiap zaman, suara-suara baru selalu lahir membawa perspektif, kegelisahan, harapan, dan imajinasi yang segar. Mozaik Imaji: Kisah dari Beragam Suara adalah bukti nyata dari semangat itu—sebuah antologi cerpen yang menghadirkan 30 karya dari dua cerpenis muda berbakat, yang masing-masing menawarkan warna, sudut pandang, dan pengalaman yang berbeda namun sarat akan nilai-nilai kehidupan.


Contact Person: 0878-3443-3309 (Mimin Aya)

Pre Order Buku Kumpulan Cerpen: Impian Sang Pemimpin

 



Judul          : Impian Sang Pemimpin

Karya         : Faradis Lintang Syafannisa & M Angga Putra W

Halaman    : 101
 
Harga         : 50.000

Stok            : 100 Buku (Cetakan Pertama)

Free Pembatas Buku

Sinopsis

Kumpulan cerpen ini menggambarkan perjuangan dan harapan dari berbagai tokoh muda maupun dewasa dalam mewujudkan cita-cita Indonesia. Mereka berasal dari latar belakang beragam anak desa, guru, pelajar, petani, seniman, hingga atlet namun disatukan oleh semangat untuk berubah dan memberi dampak positif. Tema-tema yang diangkat mencakup pendidikan, iman, inovasi, gotong royong, serta peran kecil yang membawa perubahan besar. Kisah-kisah ini menekankan bahwa generasi emas terbentuk bukan dari kemewahan, melainkan dari tekad, kerja keras, dan nilai-nilai luhur yang ditanamkan sejak dini.


Contact Person: 0878-3443-3309 (Mimin Aya)