The Most/Recent Articles

Tanamkan Integritas Sejak dari Desa, Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Kesadaran Antikorupsi dalam Pelayanan Publik

 

Mahasiswa Tim II KKN- Reguler UNDIP memberikan edukasi sederhana terkait nilai integritas dalam pelayanan publik (Selasa, 11/08/2026)

Sidodadi, 11 Agustus 2026 Upaya membangun pemerintahan desa yang bersih tidak hanya berkaitan dengan aturan dan mekanisme administrasi, tetapi juga membutuhkan integritas dari setiap pihak yang terlibat dalam pelayanan publik. Berangkat dari pemikiran tersebut, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan program “Gerakan Anti Korupsi melalui Edukasi Nilai Integritas dalam Pelayanan Publik Desa” di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Multidisiplin 2 dengan tema “Sistematisasi Desa Sidodadi”, yang diarahkan untuk mendorong pemahaman mengenai pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang berintegritas.

Edukasi antikorupsi dalam program ini menempatkan nilai integritas sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat desa. Pelayanan publik merupakan salah satu bentuk interaksi yang secara langsung dirasakan oleh masyarakat, sehingga sikap jujur, bertanggung jawab, terbuka, dan tidak menyalahgunakan kewenangan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Melalui kegiatan edukasi tersebut, pesan antikorupsi tidak hanya ditempatkan sebagai pembahasan mengenai tindakan korupsi, tetapi juga dikaitkan dengan perilaku dan nilai yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

Pemilihan lingkungan desa sebagai ruang edukasi juga memiliki arti penting. Pemerintah desa merupakan pihak yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam berbagai kebutuhan pelayanan dan administrasi. Karena itu, penguatan nilai integritas sejak tingkat desa diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa pelayanan publik harus dilaksanakan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat. Edukasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan nilai-nilai pemerintahan yang baik melalui pendekatan yang lebih sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat desa.

Program tersebut juga menunjukkan bahwa gerakan antikorupsi dapat dimulai dari lingkungan pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Integritas tidak selalu harus diwujudkan melalui langkah besar, tetapi dapat dibangun melalui kebiasaan menjalankan tugas secara jujur, bertanggung jawab, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat. Dengan pemahaman tersebut, nilai antikorupsi diharapkan tidak berhenti sebagai materi edukasi, melainkan dapat menjadi prinsip yang terus diperhatikan dalam penyelenggaraan pelayanan publik desa.

Pelaksanaan program menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dari bidang Ilmu Pemerintahan dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan persoalan tata kelola pemerintahan di tingkat lokal. Peresmian layanan edukasi mengenai gerakan antikorupsi tersebut juga dibarengi dengan website desa Sidodadi dengan program branding digital oleh rekan mahasiswa KKN UNDIP tersebut yakni Aulia Rahma Zhafirah. Edukasi mengenai integritas memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan pentingnya pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pada saat yang sama, kegiatan ini menjadi pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa bahwa kualitas pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh sistem yang dibangun, tetapi juga oleh nilai dan sikap dari orang-orang yang menjalankannya.

Program “Gerakan Anti Korupsi melalui Edukasi Nilai Integritas dalam Pelayanan Publik Desa” dilaksanakan oleh Anang Abhi Nugroho, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro, Program Studi Ilmu Pemerintahan, dengan NIM 14010123140126. Melalui kegiatan ini, semangat antikorupsi diharapkan dapat tumbuh dari lingkungan pemerintahan desa dan menjadi bagian dari upaya menciptakan pelayanan publik yang lebih berintegritas. Bagi masyarakat, pelayanan yang bersih bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan bagian dari kepercayaan terhadap pemerintah yang dibangun melalui tindakan nyata sehari-hari.




Penulis/Reporter: Tim KKN UNDIP Desa Sidodadi

Editor: Keredaksian Digdaya

Fotografer: Tim KKN UNDIP Desa Sidodadi

Kontak Media / Humas Kelompok: @lifeatsidodadi atau kknsidodaditim1@gmail.com

Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Digitalisasi dan Penguatan Branding Desa Sidodadi Melalui Optimalisasi Website Desa Sidodadi

Sidodadi, 27 Juli 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Desa Sidodadi dari Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja digitalisasi dan penguatan branding desa sidodadi melalui optimalisasi website yang bertempat di Balai Desa, Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, pada Senin, 27 Juli 2026.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap permasalahan minimumnya informasi publik yang tersaji secara digital serta lemahnya citra desa di mata dunia luar akibat belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi. Dengan menyasar aparatur desa dan perangkat pengelola informasi, program ini bertujuan untuk membangun wajah Desa Sidodadi yang lebih modern, informatif, dan terbuka terhadap inovasi digital melalui pengelolaan konten website yang representatif.

Auliya Rahma Zhafirah, salah satu mahasiswa KKN Tim II UNDIP, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mentransformasi sistem informasi desa dari pola konvensional menuju era digital. "Kami melihat bahwa Desa Sidodadi memiliki segudang potensi unggulan lokal yang sangat layak dipromosikan, namun selama ini belum terdokumentasikan dengan baik secara daring. Melalui optimalisasi website ini, kami tidak hanya memperbarui tampilan, tetapi juga mengisi konten berupa profil desa, potensi unggulan, serta informasi layanan administrasi publik agar masyarakat luas dapat mengaksesnya dengan mudah dan citra desa terbangun sebagai kawasan yang progresif," ujar Auliya Rahma Zhafirah.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pendampingan teknis pengelolaan konten website, dilanjutkan dengan sesi unggah data dan perancangan tata letak (layout) yang lebih komunikatif. Aparatur desa tampak antusias menyaksikan langsung transformasi wajah baru website Desa Sidodadi. Terciptalah tampilan website desa yang lebih informatif, representatif, dan mudah diakses oleh publik. Pembaruan konten meliputi profil desa, potensi unggulan lokal, serta informasi layanan administrasi publik, sehingga citra Desa Sidodadi mulai terbangun sebagai desa yang modern dan terbuka terhadap inovasi digital.

Meskipun program ini berhasil memberikan perubahan signifikan pada tampilan website, pelaksanaannya tidak terlepas dari sejumlah hambatan. Rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat umum menyebabkan proses peralihan dari sistem manual ke sistem digital berjalan tidak secepat yang diharapkan. Akibatnya, sebagian besar warga, khususnya dari kelompok usia lanjut, masih lebih memilih datang langsung ke balai desa untuk memperoleh informasi dibandingkan mengakses website secara mandiri. Menghadapi realitas ini, Mahasiswa KKN Tim II UNDIP melakukan pendekatan edukasi secara bertahap serta memberikan panduan praktis secara langsung agar masyarakat perlahan-lahan mulai terbiasa memanfaatkan kemudahan layanan berbasis digital.

Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Mahasiswa KKN Tim II UNDIP berharap agar program optimalisasi website ini tidak berhenti pada tahap pembaruan tampilan semata, melainkan menjadi momentum awal bagi terciptanya ekosistem digital yang berkelanjutan di Desa Sidodadi. Meskipun tantangan literasi digital dan keterbatasan SDM pengelola masih terasa, tim KKN berharap pemerintah desa dapat segera menunjuk perangkat khusus yang bertanggung jawab penuh terhadap pemutakhiran konten secara berkala.



Penulis/Reporter: Tim KKN UNDIP Desa Sidodadi
Editor: Keredaksian Digdaya
Fotografer: Tim KKN UNDIP Desa Sidodadi
Kontak Media / Humas Kelompok: @lifeatsidodadi / kknsidodaditim1@gmail.com

Dari Budaya, Gizi, hingga Aquaponik: Mahasiswa KKN Undip Dorong Desa Laban Semakin Berdaya

 Mahasiswa KKN-R II UNDI mengadakan program pemberdayaan masyarakat

Sukoharjo, 14 Agustus 2026Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan serangkaian program pemberdayaan masyarakat yang berfokus di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Mengusung tema “Akselerasi Program Kecamatan Berdaya melalui Penguatan Ketahanan Sosial Kelompok Rentan dan Optimalisasi Fasilitas Publik Desa Laban”, dengan subtema pemberdayaan perempuan dan anak, rangkaian kegiatan diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian masyarakat melalui pendekatan edukatif dan pemanfaatan potensi lokal.

Mahasiswa KKN-R II UNDIP Desa Laban bersama siswa Kelas 3 SDN 1 Laban

Pemberdayaan anak diwujudkan melalui program “Revitalisasi Lagu Dolanan dan Permainan Tradisional melalui Booklet Edukatif sebagai Media Literasi Anak” yang dilaksanakan di SDN 1 Laban oleh Shika Nurya Aindyaswari, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Universitas Diponegoro. Melalui booklet edukatif, siswa kelas 3 diperkenalkan pada lirik, makna, tata cara bermain, serta nilai karakter dalam lagu dolanan dan permainan tradisional. Siswa diajak membaca dan menyanyikan lagu Cublak-Cublak Suweng dan Ilir-Ilir, kemudian mempraktikkan permainan Gobak Sodor dan Engklek. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan menjadi sarana untuk menanamkan nilai kerja sama, sportivitas, serta mengenalkan kembali budaya lokal kepada generasi muda.

Sementara itu, pemberdayaan perempuan dilakukan melalui penguatan pengetahuan di bidang hukum dan kesehatan. Pada 10 Agustus 2026 dilaksanakan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) oleh Kezia Lintangsari, mahasiswa program studi Hukum Universitas Diponegoro. Pada sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk KDRT, meliputi kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran rumah tangga, serta hak korban, upaya pencegahan, dan langkah yang dapat dilakukan ketika mengalami atau menemukan kekerasan. Materi disampaikan melalui studi kasus dan simulasi serta didukung dengan leaflet sebagai bahan informasi bagi masyarakat.

Penguatan pemberdayaan perempuan juga dilakukan melalui program PERMATA GIZI (Pemberdayaan Perempuan Tanggap Gizi) yang disampaikan oleh Laily Kurnia Istiqomah, mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Diponegoro, kepada ibu-ibu PKK Desa Laban. Sosialisasi mencakup materi gizi seimbang, Isi Piringku, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pencegahan anemia, serta Kekurangan Energi Kronis (KEK). Peserta juga diberikan edukasi mengenai cara pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) yang tepat sebagai salah satu upaya mengenali risiko KEK. Sosialisasi dilaksanakan menggunakan media lembar balik. Antusiasme peserta terlihat selama mengikuti penyampaian materi hingga kegiatan berakhir.


Mahasiswa KKN-RII UNDIP Desa Laban menginisiasi kegiatan peningkatan keterampilan dan ketahanan rumah tangga

Tidak berhenti pada edukasi, pemberdayaan masyarakat juga diarahkan pada peningkatan keterampilan dan ketahanan pangan keluarga melalui program aquaponik skala rumah tangga. Program yang digagas oleh Abdullah Mahbub, mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Diponegoro, dilaksanakan pada 14 Agustus 2026 dalam kegiatan PKK Desa Laban. Peserta diperkenalkan pada konsep dan manfaat aquaponik melalui booklet, kemudian mengikuti demonstrasi prototype yang memanfaatkan barang bekas berupa galon, kran, dan selang. Sistem tersebut memadukan budidaya ikan lele dengan tanaman kangkung dalam satu media sehingga dapat menjadi alternatif budidaya pangan yang sederhana dan efisien di tingkat rumah tangga.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Undip berupaya menghadirkan pemberdayaan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat Desa Laban, mulai dari pelestarian budaya dan penguatan literasi anak, peningkatan kesadaran hukum perempuan, penguatan pengetahuan gizi, hingga pengembangan keterampilan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Berbagai program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan selama pelaksanaan KKN, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki secara mandiri dan berkelanjutan sehingga Desa Laban semakin berdaya.



Penulis: KKN-R II UNDIP Desa Laban 2026

Editor: Keredaksian Digdaya

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Ajarkan Pemilahan Sampah Bedasarkan Jenisnya

Pemasangan Poster edukatif di Lingkungan Sekolah SDN 01 Sidodadi


KABUPATEN SRAGEN, 25 JULI 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II dari Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja Digitalisasi pemilahan sampah berbentuk poster yang bertempat di SD Negeri 01 Sidodadi Desa Sidodadi Kecamatan Masaran pada tanggal 25 Juli 2026.

Kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah melalui kebiasaan memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Edukasi pemilahan sampah disampaikan melalui poster informatif yang dibuat dengan tampilan sederhana dan menarik agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Poster edukatif ini memuat informasi mengenai beberapa jenis sampah beserta contoh benda yang mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Siswa diperkenalkan pada sampah yang dapat dibakar, sampah yang dapat didaur ulang, serta jenis sampah lainnya. Melalui media visual tersebut, siswa diharapkan dapat lebih mudah mengenali jenis sampah dan menentukan tempat pembuangan yang sesuai.

Penanggung jawab program Sosialisasi 5S Revalia Fadhilla menjelaskan bahwa digitalisasi pemilahan sampah melalui poster dirancang sebagai media edukasi yang dapat digunakan siswa secara berkelanjutan. “Kami ingin mengenalkan pemilahan sampah dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Harapannya, setelah mengetahui jenis-jenis sampah, siswa dapat mulai membiasakan diri memilah sampah dari hal-hal kecil di lingkungan sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini berupa penempelan poster di lingkungan sekolah yang strategis agar siswa sd dapat membaca dan mengetahui jenis-jenis sampah yang harus dipilah

Kepala SD Negeri 01 Sidodadi, Tugiman menyampaikan apresiasi atas kegiatan edukasi yang diberikan oleh mahasiswa KKN. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Edukasi seperti ini penting untuk menumbuhkan kesadaran siswa mengenai kebersihan dan pemilahan sampah sejak dini. Semoga apa yang telah disampaikan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi. Melalui program digitalisasi pemilahan sampah ini, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro berharap siswa dapat memahami pentingnya memilah sampah serta membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.




Penulis/Reporter: Tim II KKN Desa Sidodadi UNDIP 2026
Editor: Keredaksian Digdaya
Fotografer: Tim KKN UNDIP Desa Sidodadi
Kontak Media / Humas Kelompok: @lifeatsidodadi / kknsidodaditim1@gmail.com

KKN-R Tim II Desa Sidodadi Dorong Digitalisasi Informasi Pemanfaatan Kotoran Kambing

SIDODADI, 23 Juli 2026 Pemanfaatan kotoran kambing sebagai pupuk organik di Desa Sidodadi mendapat dukungan melalui inovasi media informasi berbasis digital. Mahasiswa KKN-R Tim II Desa Sidodadi mengembangkan informasi mengenai tata cara pembuatan pupuk organik menjadi leaflet yang disusun secara sistematis dan informatif. Media tersebut dihadirkan untuk memudahkan anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dalam memahami kembali tahapan pembuatan pupuk dan menerapkannya secara mandiri di tempat masing-masing.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Kantor P3A Desa Sidodadi. Kegiatan melibatkan anggota Gapoktan Desa Sidodadi bersama mahasiswa KKN-R Tim II Desa Sidodadi. Program ini merupakan agenda lanjutan dari sosialisasi pemanfaatan kotoran kambing yang telah dilakukan sebelumnya.

Pemanfaatan teknologi dalam program ini diterapkan pada pengolahan dan penyajian informasi mengenai pembuatan pupuk organik. Materi yang sebelumnya disampaikan secara langsung dalam kegiatan sosialisasi kemudian disusun kembali secara sistematis ke dalam media leaflet. Informasi tersebut dirancang agar tahapan pembuatan pupuk dari kotoran kambing dapat dipahami dengan lebih mudah dan digunakan kembali oleh masyarakat sebagai panduan praktik.

Leaflet memuat tata cara pembuatan pupuk organik secara runtut, mulai dari tahap awal hingga akhir. Penyajian informasi yang lebih ringkas dan terstruktur tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengingat kembali materi yang telah disampaikan saat sosialisasi tanpa harus bergantung pada penjelasan secara langsung dari mahasiswa.

Inovasi media informasi ini juga menjadi bagian dari upaya KKN-R Tim II Desa Sidodadi dalam menghubungkan pemanfaatan teknologi informasi dengan potensi sumber daya lokal. Digitalisasi informasi tidak hanya diarahkan pada penggunaan teknologi yang kompleks, tetapi juga pada bagaimana informasi mengenai potensi desa dapat dikemas secara lebih efektif, praktis, dan mudah digunakan oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, leaflet diberikan kepada anggota Gapoktan untuk digunakan sebagai acuan ketika melakukan praktik pembuatan pupuk organik. Respons positif terlihat selama kegiatan praktik berlangsung. Anggota Gapoktan beberapa kali melihat kembali leaflet yang telah diberikan untuk memastikan tahapan pengolahan dilakukan sesuai dengan panduan.

Menurut Ghilman Hizbul Islam, mahasiswa Peternakan Universitas Diponegoro sekaligus anggota KKN-R Tim II Desa Sidodadi, penyediaan leaflet diharapkan dapat membantu masyarakat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh secara mandiri.

“Semoga dengan diberikan leaflet ini, dapat memudahkan bapak-bapak (Gapoktan) untuk melakukan praktik di tempatnya masing-masing, dan program ini semoga menjadi berkah bagi masyarakat Desa Sidodadi,” ujar Ghilman.

Melalui inovasi tersebut, KKN-R Tim II Desa Sidodadi tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai pengolahan kotoran kambing, tetapi juga menghadirkan media informasi yang dapat digunakan masyarakat sebagai panduan setelah kegiatan berakhir. Pemanfaatan teknologi dalam pengemasan informasi diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program, sehingga pengetahuan mengenai pengolahan kotoran kambing dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Sidodadi. 



Editor: Keredaksian Digdaya

Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Sosialisasikan Pentingnya NIB bagi Pelaku UMKM di Desa Sidodadi

 

Mahasiswa KKN Tim II UNDIP memberikan pendampingan dan edukasi mengenai pentingnya Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM di Desa Sidodadi, Rabu (29/7/2026).

 

SIDODADI, 29 Juli 2026 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Desa Sidodadi melaksanakan program kerja Sosialisasi Pentingnya Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Pelaku UMKM pada Rabu, 29 Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya memiliki NIB sebagai identitas dan legalitas usaha. Sosialisasi juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya legalitas dalam menjalankan dan mengembangkan kegiatan usahanya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan pengertian NIB, manfaat kepemilikan NIB, serta persyaratan dan tahapan pendaftarannya melalui sistem Online Single Submission (OSS). Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh para pelaku UMKM.

Thala Mardias Pratiwi, salah satu mahasiswa KKN Tim II UNDIP, menyampaikan bahwa legalitas usaha merupakan salah satu langkah penting bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.

“Kami berharap sosialisasi ini dapat membantu pelaku UMKM memahami pentingnya NIB dan mendorong mereka untuk memiliki legalitas usaha agar usahanya dapat berkembang dengan lebih aman dan tertata,” ujar Thala Mardias Pratiwi.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para pelaku UMKM tampak antusias menyampaikan pertanyaan mengenai proses pendaftaran NIB, dokumen yang diperlukan, serta manfaat yang dapat diperoleh setelah memiliki NIB.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tim II UNDIP berharap para pelaku UMKM di Desa Sidodadi semakin memahami pentingnya legalitas usaha dan dapat memanfaatkan NIB sebagai salah satu langkah untuk mendukung keberlangsungan serta pengembangan usaha mereka.




Penulis/Reporter: Thala Mardias Pratiwi
Editor: Keredaksian Digdaya
Fotografer: Angela Merici
Kontak Media / Humas Kelompok: @lifeatsidodadi / kknsidodaditim1@gmail.com