Kegiatan tersebut melibatkan 30 ibu-ibu PKK Dukuh Prayunan dan menjadi salah satu langkah untuk mendorong penerapan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab di lingkungan masyarakat. Sosialisasi ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, khususnya melalui pembiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.
Salah satu anggota Tim KKN yang terlibat dalam pelaksanaan program, Cintya Ardi Nur Rahma, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi pengelolaan sampah di Desa Sidodadi yang masih belum optimal. Sampah rumah tangga umumnya belum melalui proses pemilahan dan sebagian masih dibakar karena belum dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). “Melalui sosialisasi ini, kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya. Dengan pemilahan yang tepat, sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali, sementara pembakaran sampah dapat dikurangi,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Tim KKN terlebih dahulu memberikan sosialisasi kepada ibu-ibu PKK mengenai pemilahan sampah rumah tangga berdasarkan jenisnya serta dampak pembakaran sampah terhadap lingkungan dan kesehatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan kompos dari sampah organik, sehingga peserta dapat memahami secara langsung bagaimana sampah organik rumah tangga dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan tidak perlu dibakar atau dibuang begitu saja.
Sebagai bentuk dukungan terhadap
penerapan pemilahan sampah setelah kegiatan sosialisasi, Tim KKN juga
menyediakan tempat pemilahan sampah yang dibuat dari galon bekas. Sarana
tersebut ditempatkan di Posyandu Subur V dan VI dan dimanfaatkan untuk
membedakan sampah berdasarkan jenisnya. Pemanfaatan galon bekas sebagai tempat
pemilahan sekaligus menjadi contoh penerapan prinsip Reuse, yaitu menggunakan
kembali barang yang masih layak pakai, serta diharapkan dapat membantu
membiasakan masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Penulis/Reporter: Tim KKN-R 1 Masaran,
Sragen
Editor; Keredaksian Digdaya
Dokumentator: Tim KKN-R 1 Masaran,
Sragen
Kontak Media: Tim KKN-R 1 Masaran,
Sragen (@lifeatsidodadi)

Posting Komentar