SRAGEN,
9 Agustus 2026 — Bazar Desa Toyogo diselenggarakan di Lapangan Pancasila, Desa
Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, pada Minggu (9/8). Kegiatan
ini menjadi salah satu wadah bagi pelaku UMKM Desa Toyogo untuk memperkenalkan
dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat sekaligus memeriahkan rangkaian
kegiatan desa.
Berbagai
pelaku UMKM turut berpartisipasi dengan menawarkan beragam produk, mulai dari
makanan, minuman, hingga produk lokal lainnya. Antusiasme masyarakat terlihat
dari ramainya pengunjung yang datang dan berinteraksi langsung dengan para
pelaku usaha selama bazar berlangsung.
Selain
mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, mahasiswa KKN Undip Reguler Desa Toyogo
turut memperhatikan aspek kebersihan selama pelaksanaan bazar. Banyaknya stan
dan aktivitas jual beli membuat sampah, khususnya dari kemasan makanan dan
minuman, menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar lingkungan bazar
tetap nyaman bagi pengunjung.
Sebelum
kegiatan berlangsung, mahasiswa turut menyampaikan informasi mengenai tata
tertib kebersihan kepada pelaku UMKM dan pihak yang terlibat dalam bazar.
Informasi tersebut kemudian disampaikan kembali melalui booklet dan pembawa
acara agar dapat diketahui oleh peserta maupun pengunjung.
Selama bazar berlangsung, mahasiswa juga turut memantau kondisi lingkungan di sekitar area kegiatan. Pelaku UMKM diingatkan untuk menjaga kebersihan area stan masing-masing dan tidak membiarkan sampah menumpuk di sekitar tempat berjualan. Upaya tersebut dilakukan agar kegiatan jual beli tetap berjalan dengan nyaman tanpa mengabaikan kondisi lingkungan. Di sisi lain, kebersihan menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan bazar karena tingginya aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung. Meskipun demikian, keterlibatan panitia dan pelaku UMKM dalam menjaga kebersihan membantu membuat area bazar tetap lebih tertata selama kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Bazar Desa Toyogo tidak hanya menjadi sarana promosi dan pemasaran produk UMKM lokal, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kegiatan yang bersih dan nyaman. Keterlibatan mahasiswa dalam menjaga kebersihan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan bazar yang tidak hanya meriah, tetapi juga tetap memperhatikan lingkungan sekitar.
Editor: Keredaksian Digdaya


Posting Komentar